Investasi Surat Utang Negara, Ibu-Ibu dan Anak-Anak Mahasiswa Lebih Banyak Terlibat

Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mayoritas pembeli surat utang negara adalah ibu-ibu rumah tangga. (Medkom.com)

Indonesia tengah mengalami perkembangan ekonomi yang baik yang dibuktikan dengan semakin banyak masyarakat yang ingin membeli surat utang negara (SUN). Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mayoritas pembeli saat ini adalah ibu-ibu rumah tangga.

Dalam Kuliah Umum bertajuk ‘Kondisi Ekonomi dan Fiskal Indonesia di Tahun Politik’, Sri Mulyani menjelaskan bahwa sumber utang pemerintah berasal dari masyarakat sendiri, yang membantu membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Mereka membeli surat utang yang diterbitkan baik secara konvensional maupun syariah.

Investasi dalam surat berharga negara dipercaya dan mampu menjaga nilai tabungan, sehingga pemerintah semakin banyak mengeluarkan surat berharga negara. Terlebih lagi, saat ini banyak mahasiswa dan anak-anak yang bergabung sebagai investor.

Dengan semakin banyak investor lokal, ekonomi Indonesia akan lebih stabil dan tidak terpengaruh oleh gejolak ekonomi global. Menteri Keuangan juga memastikan bahwa utang pemerintah masih aman dan berada pada level yang sehat.

Sebagai tambahan, Sri Mulyani memaparkan bahwa sumber surat utang harus dikelola secara prudent agar tidak ada kemungkinan jatuh tempo pembayaran. Namun, dia juga memastikan bahwa utang pemerintah saat ini masih aman dan sehat. Kesimpulannya, semakin banyaknya masyarakat yang berinvestasi dalam surat utang negara merupakan salah satu bukti positif dari perkembangan ekonomi Indonesia. Ibu-ibu rumah tangga dan mahasiswa bahkan sudah banyak yang menjadi investor dan membantu membiayai pemerintah.